PERKENALAN HARD ROCK MENUJU PUNK ROCK

Saya teringat ketika di pertengahan 90an musik-musik Glamrock/Hairmetal banyak merajai pasar industri musik di dunia dan digemari remaja-remaja pencari identitas jati diri di belahan dunia, salah satunya di Indonesia. Masih teringat di kuping saya ketika tetangga saya selalu memutar lagu-lagu Guns N' Roses di pagi hari, begitu pula dengan paman saya yang juga selalu memutar album dari Motley Crue, sadar maupun tidak sa
dar maupun tidak sadar saya mulai terpengaruh dengan musik-musik yg selalu terdengar tiap waktu tanpa sengaja berniat mendengarkanya, karena mereka memutar dengan volume layaknya hari esok kiamat dan otomatis masuk juga melalui gendang telinga saya. Dari persentuhan itulah saya memulai sesuatu yang baru, saya mulai menyukai musik yang selalu tetangga dan paman saya putar, dari mulai mengumpulkan rilisan musik rock album "Keep the Faith"nya Bon Jovi, "Slave to the Grind"nya Skidrow, "For Unlawful Carnal Knowledge" miliknya Van Halen dan beberapa rilisan band-band lokal macam U'Camp, Rudal, Power Metal, Roxx dll. Suatu saat saya mulai merasa bosan dengan lengkingan suara-suara musik yg dinamakan Hardrock-Heavy metal tersebut, layaknya pemuda di seluruh dunia yg selalu bersemangat dan haus akan sesuatu yang baru, datanglah invasi Grunge ke ranah permusikan dunia termasuk Indonesia di wakili oleh dedengkotnya NIRVANA, semua orang di lingkungan saya memainkan lagu-lagu Nirvana tersebut, musik yang orang menganggap bahwa Nirvana adalah band Grunge Total, di samping Pearl Jam, Alice In Chains, Soundgarden dll. Dari panggung agustusan, akustikan nongkrong di pinggir gang sempit, teman sekolah yang belagunya setengah mampus dan merasa paling keren memainkan lagu-lagu Nirvana didepan murid cewe di dalam kelas pas jam istirahat, sampai para preman terminal yang demen mabok obat-obatan karena terinspirasi dari Kurt Cobain yg suka mengkonsumsi drug, semua keranjingan dengan Nirvana. Saya pribadi kurang terpengaruh dengan maraknya musik grunge di lingkungan sekitar saya (terkecuali dengan Nirvana, karena doktrin MTV yg selalu memutar video Smells Like Teen Spirit tiap waktu), tapi kita di sini bukan untuk membicarakan tentang betapa hebatnya Kurt Cobain yang menginvasi musik Grunge ke kancah permsikan dunia yang mulai memuakan.

Sampai disuatu ketika saya datang ke toko kaset di pinggir alun-alun Bandung, mencari rilisan album "PainKiller"nya Judas Priest dan album "Slowly We Rot" milik band Death Metal asal Tampa, Florida: Obituary, disinilah saya menemukan apa yang tampaknya saya cari-cari sebagai perwakilan identitas diri saya, saya melihat sebuah album dari Sex Pistols yang saya kenal karena lagu-lagunya selalu di kover oleh band-band hardrock yang dulu selalu saya dengarkan tanpa mengetahui musik aslinya Sex Pistols itu sendiri, saya mulai melupakan rilisan ke dua album incaran tadi, dan mulai memalingkan muka pada album pionir punk karena rasa penasaran saya tersebut, saya membeli album "Kiss This"nya, saya mulai memutar albumnya dan berpikir sambil berkata didalam hati: "Anjiiiiing....apa ini, baru banget denger musik kaya gini, vokal ngasal dan nyeleneh tapi asik" dari situ saya selalu mencari info tentang band dan album tersebut sampai saya sadar bahwa yg dulu saya pikir ini sesuatu hal yang baru itu ternyata meleset dari perkiraan, album tersebut hanya rilisan ulang dan ternyata Sex Pistols adalah band yang lumayan cukup tua yang saya kira adalah sesuatu yang baru (waktu itu saya belum mengenal istilah subgenre "Punk").
Seiring dengan waktu saya mulai bersentuhan dengan komunitas Underground di kota saya, dari situlah saya mulai tau apa yg saya temukan beberapa waktu yang lalu tersebut adalah sebuah band yang dinamakan PUNK. Suatu hari saya tidak sengaja menemukan sebuah majalah musik mainstream bersampul gambar tiga personil GREEN DAY dan didalamnya juga memuat biography band-band dedengkot punk semacam BLACK FLAG, DEAD KENNEDYS dll, dari referensi majalah itulah saya punya rasa penasaran kembali terhadap band-band punk yg di muat oleh majalah Mainstream tersebut dan mulai mencari rilisan band-band tersebut dan saat itu memang sulit mencari rilisan album punk rock.
Kembali ke musik Hardrock: di saat saya membaca sebuah majalah musik, disitu ada sebuah interview dari Guns N' Roses dan jawaban dari interview tersebut didominasi oleh sang bassis Duff McKagan, di beberapa jawaban interview tersebut Duff yang menyatakan bahwa influnce Guns N' Roses terbesar adalah band - band PUNK (disamping beberapa band Glam macam Slade, Zeppelin dll) kini saya sadari Duff selalu memakai kalung Gembok itu meniru sang bassis dari Sex Pistols "Sid Vicious", Duff dan personil Guns N' Roses yang lainnya mulai membuktikan kehormatan mereka terhadap band-band yg menjadi Influnce terbesar Guns N' Roses dengan membuat album koveran milik beberapa dedengkot band punk dunia di album "the Spaghetti Incident?" yang memuat lagu-lagu dari band punk tua semacam UK SUBS, FEAR, THE DEAD BOYS, NEW YORK DOLLS, THE STOGES, THE DAMNED, THE PROFESSIONALS(ex-Sex Pistols), Duff dulu sering nonkrong di klub musik punk legendaris CBGB's untuk melihat pertunjukan band punk lokal maupun dari luar, dari mulai itulah saya sadar bahwa dulu teman sekolah saya yang penggila musik Hardrock menganggap -band punk adalah musik SAMPAH yang tidaklah jelas cara bermain musiknya, mungkin argumen teman saya tersebut tidak mengetahui root musik yg selalu diputarnya (dan memang sesuatu yang wajar ketika akses info tentang musik sangat minim di indonesia, jauh hari sebelum internet masuk peradaban masyarakat kita).

Tapi bukan band Glam Rock macam Guns N' Roses saja yg terinspirasi dengan band-band punk, dari mulai Motorhead yang memasukan Tribute untuk Ramones di album "1916", Kurt Cobain yang menyatakan "Grunge is Dead" dan NIRVANA mendeklarasikan bahwa mereka band PUNK dengan sound yang berbeda dari yang lain (mungkin ini yang dinamakan Seattle sound), sampai Skidrow, Motley Crue, Megadeth yang selalu membawakan lagu Sex Pistols di konser-konsernya, Metallica yang mengkover ulang lagu "So What" milik The Anti-Nowhere League dan lagu "Attitude"nya the Misfits, sampai band punk yang terpengaruh metal dan kemudian mempengaruhi band-band metal lainnya secara signifikan: DISCHARGE, dari mulai Metallica, Anthrax, Napalm Death, Machine Head hingga Sepultura mengaku legacynya Discharge.
Saya mulai mengansumsikan betapa besarnya pengaruh musik punk terhadap band - band Hard Rock semacam Guns N' Roses, Skidrow, Motley Crue, saya pikir dulu musik Hardrock tidak ada hubunganya dengan Punk. mungkin dulu menganggap musik era awal Mel Shandy sebuah lagu rock-metal biasa, tapi setelah saya cermati sekarang....hhhhhmmmmmm itu punk dan cepat..mengingatkan Discharge dan mungkin Mel Shandy juga tidak menyadari akan hal itu
Setelah membaca:
* Punk Magazine
* Punk Planet
* The Big Book of Hair Metal: The Illustrated Oral History of Heavy Metal's Debauched Decade
* History of Rock N Roll - Punk, New Wave and Hip Hop
* Setelah bombox usai menyala
* The True Story of Ramones
* Please Kill Me: The Uncensored Oral History of Punk
* The Philosophy of Punk: More Than Noise

Comments

Popular posts from this blog

Kontribusi Kaset Bajakan Bagi Penikmat Musik Underground Era 90'an: Sebuah catatan personal dari remaja tanggung dalam pencarian jati diri.

Review: SWALLOWING SHIT